Subscribe via RSS Feed

Nokia Asha 501

selular20130822092633 Nokia Asha 501


Desain

Nokia menghadirkan seri Asha 501 sebagai pilihan anyar dari kelas entry level. Asha 501 mengusung desain full bar dengan navigasi yang bertumpu pada layar sentuh. Nokia Asha 501 punya dimensi yang terbilang ‘mungil’ untuk kelas ponsel layar sentuh, dimensinya 99,2 x 58 x 12,1 mm dengan bobot 98 gram. Tidak bisa dibilang tipis, tapi ukurannya yang mungil menjadikan ponsel ini terbilang ergonomis dalam pemakaian. 

Nokia Asha 501 mengusung jenis layar TFT capacitive dengan kedalaman 262 ribu warna. Adopsi jenis layar capacitive menjadikan respon pada sentuhan terbilang baik, tapi layar tidak bisa merespon obyek selain dari jemari, termasuk dari kuku pun tidak bisa. Resolusi layarnya adalah 240×320 pixels dengan ukuran 3 inchi. Sebagai gadget entry level, kepadatan pixel memang tidak telampau besar, yaitu 133 ppi (pixel per inch).

Menyusuri lekuk body, tepat diatas layar terdapat lubang earpiece dan sensor proximity, dan tepat dibawah layar disematkan sebuah tombol fisik untuk fungsi back. Bila diperhatikan dari lekuk body, nampak Asha 501 menggunakan desain cangkang untuk back cover. Artinya cangkang menutupi tidak hanya sisi belakang, tapi juga sisi kanan dan kiri body. Posisi lubang charger DC, port microUSB, dan audio jack 3,5mm berada pada bagian atas body (top view). Sementara pada sisi kiri body, ditempatkan tombol on/off yang juga berperan sebagai pengunci layar dan tombol pengatur volume. Sedangkan sisi kanan body dibiarkan kosong tanpa instrumen. 

Pada tampilan luar back cover, terlihat lensa kamera tanpa flash, dan agak kebawah terlihat tombol untuk membuka back cover. Perlu ditahui, back cover memang dapat diganti-ganti ala Express On, tapi untuk warna tombol bukaan tidak bisa diganti, karena melekat pada body. Melepas tutup back cover, terlihat sosok baterai, dan dibali baterai terdapat slot micro SIM card 1. Sementara slot micro SIM card 2 dan slot microSD posisinya tidak terhalang baterai, alias sudah hotswap. 

Catatan

Charging bisa juga dilakukan lewat port microUSB. Asha 501 ditawarkan dalam pilihan warna (back cover) bright reds, bright green, cyan, yellow, white, dan black. Sepintas pilihan warna-warnanya merujuk pada pilihan warna pada Nokia Lumia. 

Fitur

Unggulan utama yang ditawarkan Nokia Asha 501 adalah kemampuan dual on GSM-GSM, berbeda dengan seri Asha sebelumnya, Asha 501 sudah merujuk pada jenis micro SIM card. Besar kemungkinan adopsi desain micro SIM card untuk lebih menghemat dimensi dari bentuk ponsel secara keseluruhan. Untuk kedua kartu dapat menjalankan fungsi koneksi internet, tapi sayangnya maksimum koneksi internet hanya bersandar di jaringan 2G (GPRS/EDGE). Untuk GPRS kecepatan maksimumnya 85,6 Kbps dan EDGE 236,8 Kbps. 

Tapi jangan berkecil hati, Asha 501 sudah dibekali koneksi WiFi dengan standar b/g/n. Tidak puas dengan koneksi 2G, sebaiknya beralih pada WiFi. Sementara koneksi lain yang tersedia adalah Bluetooth dengan versi 3.0 yang sudah mendukung Bluetooth stereo. Nokia kini juga memberdayakan kemampuan Bluetooth dengan hadirnya fitur Slam, dengan Slam Anda bisa saling berkirim file antar ponsel Nokia yang telah dibekali Slam. 

Boleh dibilang, fitur yang ada di Asha 501 serba standar, diantaranya adalah kamera dengan resolusi 3.2 megapixels (2048×1536 pixels). Selain tidak ada bekal flash light, kamera juga tidak didukung auto focus dan night mode. Menu pendukung pada kamera diantaranya digital zoom, white balance, brightness, efek, foto editor, dan timer. Sedangkan untuk rekam video, resolusi maksimumnya 176×144 pixels pada kecepatan 15 fps. Namun untuk pemutaran video kecepatannya bisa lebih tinggi, menjadi 25 fps. Dalam pengujian nampak tidak ada menu untuk audio record on/off. 

Untuk urusan hiburan tersedia pemutar musik, sayangnya sajian menu pada pemutar musik agak monoton, hanya ada shuffle dan playlist tanpa hadirnya equalizer. Secara umum yang ditampilkan adalah grafis album di pemutar musik, dan daftar putar. Masih seputar musik, ada fitur FM radio yang bisa diaktifkan dengan mencolokan headset sebagai antena.

Dalam paket jualnya, Asha 501 sudah diberi beberapa aplikasi bawaan yang menarik, seperti Facebook, Twitter, Line messenger, WeChat, Nokia Chat, dan eBuddy. Tidak lupa juga hadir Nokia Life Tools dan Nokia Store. Untuk permainan, sudah tersedia Hadiah Nokia, Kamera 5-in-1, The Weather Channel, Assassin’s Creed III, Real Football 2013, dan Little Big City.

Menunjang browsing, dipercayakan pada Nokia Express browser. Dari segi menu yang ditampilkan, jangan terlalu berharap banyak, browser tidak dibekali kemampuan multitasking dan tidak ada kemampuan pinch zoom in/out. 

Catatan

FM radio tidak dilengkapi dengan menu search, FM radio juga tak dibekali kemampuan rekam siaran. 

Kinerja

Tidak ada informasi jenis prosesor yang digunakan, tapi diketahui user interface-nya mengadopsi Software Platform 1.0, sesuatu yang agak beda, dimana seri Asha umumnya menggukan useru interface series 40. Dari hasil uji coba, Asha 501 bisa menjalan semua fitur dengan baik. Hanya sedikit mengganggu, browser tidak dibekali kemampuan multitasking, sehingga setiap kali keluar dari browser dan pindah ke menu lain, maka browser akan tertutup. 

Nokia Asha 501 ditenagai baterai lithium ion dengan kapasitas 1.200 mAh. Dari kapasitas tersebut dapat dicapai waktu siaga hingga 624 jam, dan  waktu bicara hingga 17 jam. Informasi dari pihak vendor, Asha 501 bisa diaktifkan hingga 26 hari dalam kondisi dual SIM aktif. Untuk memutar musik waktu maksimalnya 56 jam, dan memutar video hingga 14 jam. 


Source : selular.co.id

© 2013, . All rights reserved.

Incoming search terms for the article:

  • tema nokia asha 501
  • Tema nokia 501
  • tema untuk nokia asha 501
  • tema nokia asha
  • tema asha 501
  • thema nokia asha 501
  • Tema hp nokia asha 501
  • Tema 501
  • Tema hp Nokia 501
  • theme nokia asha 501

Tags: , , , , , , , , , ,

Category: Gadget, Nokia, Review

About the Author:

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.